Kasus Apartemen Green di Jakarta yang memenjarakan tenant-nya

Ada yang nulis ini berkait kasus Apartemen Green:

“No one is saying you can’t go and write a review. Freedom of speech is not freedom from consequence. Things you put on the internet to attack a business have real-world consequences and that really resonated with the jury. You can’t go and burn someone’s house down and claim free speech.”

Well you know something? Sometimes revolutions require people to burn some houses down. And when apartments begin frickin’ *JAILING* tenants for protesting inadequate facilities then, well, let’s get angry.


Lu punya modal bukan berarti lu dewa. Konsumen tuh manusia, bukan tai. Lu jual ya kita juga beli. Cari makan sih cari makan, tapi kalo lu ngajak perang ya ayo perang.

Tai.


image

Oke gini deh, ketika terbakar dan emosi marah-marah banyak tindakan kita yang saling merugikan dan berdampak tidak diinginkan. Tentu ada baiknya bila semua pihak berkepala dingin. Setuju.

….DI LAIN PIHAK, jangan sampai kasus Apartemen Green ini menjadi remake episode RS Omni. Itu aja sih kalo gw. 

Ingat kasus Rumah Sakit Omni? Seorang ibu dipenjara karena memprotes pelayanan dari si rumah sakit swasta?

Aku sendiri terus terang akan menyayangkan, kalau kasus Apartemen Green ini menjadi semacam re-run RS Omni jilid II. Jangan lah.


Bonus links:


cross-posted from my Tumblr blog: ferdifz.tumblr.com via IFTTT.
Originally posted on August 07, 2017 at 09:40AM. [Tumblr direct link]

Kasus Apartemen Green di Jakarta yang memenjarakan tenant-nya

Ada yang nulis ini berkait kasus Apartemen Green:

“No one is saying you can’t go and write a review. Freedom of speech is not freedom from consequence. Things you put on the internet to attack a business have real-world consequences and that really resonated with the jury. You can’t go and burn someone’s house down and claim free speech.”

Well you know something? Sometimes revolutions require people to burn some houses down. And when apartments begin frickin’ *JAILING* tenants for protesting inadequate facilities then, well, let’s get angry.


Lu punya modal bukan berarti lu dewa. Konsumen tuh manusia, bukan tai. Lu jual ya kita juga beli. Cari makan sih cari makan, tapi kalo lu ngajak perang ya ayo perang.

Tai.


image

Oke gini deh, ketika terbakar dan emosi marah-marah banyak tindakan kita yang saling merugikan dan berdampak tidak diinginkan. Tentu ada baiknya bila semua pihak berkepala dingin. Setuju.

….DI LAIN PIHAK, jangan sampai kasus Apartemen Green ini menjadi remake episode RS Omni. Itu aja sih kalo gw. 

Ingat kasus Rumah Sakit Omni? Seorang ibu dipenjara karena memprotes pelayanan dari si rumah sakit swasta?

Aku sendiri terus terang akan menyayangkan, kalau kasus Apartemen Green ini menjadi semacam re-run RS Omni jilid II. Jangan lah.


Bonus links:


cross-posted from my Tumblr blog: ferdifz.tumblr.com via IFTTT.
Originally posted on August 07, 2017 at 09:40AM. [Tumblr direct link]

Kasus Apartemen Green di Jakarta yang memenjarakan tenant-nya

Ada yang nulis ini berkait kasus Apartemen Green:

“No one is saying you can’t go and write a review. Freedom of speech is not freedom from consequence. Things you put on the internet to attack a business have real-world consequences and that really resonated with the jury. You can’t go and burn someone’s house down and claim free speech.”

Well you know something? Sometimes revolutions require people to burn some houses down. And when apartments begin frickin’ *JAILING* tenants for protesting inadequate facilities then, well, let’s get angry.


Lu punya modal bukan berarti lu dewa. Konsumen tuh manusia, bukan tai. Lu jual ya kita juga beli. Cari makan sih cari makan, tapi kalo lu ngajak perang ya ayo perang.

Tai.


image

Oke gini deh, ketika terbakar dan emosi marah-marah banyak tindakan kita yang saling merugikan dan berdampak tidak diinginkan. Tentu ada baiknya bila semua pihak berkepala dingin. Setuju.

….DI LAIN PIHAK, jangan sampai kasus Apartemen Green ini menjadi remake episode RS Omni. Itu aja sih kalo gw. 

Ingat kasus Rumah Sakit Omni? Seorang ibu dipenjara karena memprotes pelayanan dari si rumah sakit swasta?

Aku sendiri terus terang akan menyayangkan, kalau kasus Apartemen Green ini menjadi semacam re-run RS Omni jilid II. Jangan lah.


Bonus links:


cross-posted from my Tumblr blog: ferdifz.tumblr.com via IFTTT.
Originally posted on August 07, 2017 at 09:40AM. [Tumblr direct link]

Kasus Apartemen Green di Jakarta yang memenjarakan tenant-nya

Ada yang nulis ini berkait kasus Apartemen Green:

“No one is saying you can’t go and write a review. Freedom of speech is not freedom from consequence. Things you put on the internet to attack a business have real-world consequences and that really resonated with the jury. You can’t go and burn someone’s house down and claim free speech.”

Well you know something? Sometimes revolutions require people to burn some houses down. And when apartments begin frickin’ *JAILING* tenants for protesting inadequate facilities then, well, let’s get angry.


Lu punya modal bukan berarti lu dewa. Konsumen tuh manusia, bukan tai. Lu jual ya kita juga beli. Cari makan sih cari makan, tapi kalo lu ngajak perang ya ayo perang.

Tai.


image

Oke gini deh, ketika terbakar dan emosi marah-marah banyak tindakan kita yang saling merugikan dan berdampak tidak diinginkan. Tentu ada baiknya bila semua pihak berkepala dingin. Setuju.

….DI LAIN PIHAK, jangan sampai kasus Apartemen Green ini menjadi remake episode RS Omni. Itu aja sih kalo gw. 

Ingat kasus Rumah Sakit Omni? Seorang ibu dipenjara karena memprotes pelayanan dari si rumah sakit swasta?

Aku sendiri terus terang akan menyayangkan, kalau kasus Apartemen Green ini menjadi semacam re-run RS Omni jilid II. Jangan lah.


Bonus links:


cross-posted from my Tumblr blog: ferdifz.tumblr.com via IFTTT.
Originally posted on August 07, 2017 at 09:40AM. [Tumblr direct link]

Kasus Apartemen Green di Jakarta yang memenjarakan tenant-nya

Ada yang nulis ini berkait kasus Apartemen Green:

“No one is saying you can’t go and write a review. Freedom of speech is not freedom from consequence. Things you put on the internet to attack a business have real-world consequences and that really resonated with the jury. You can’t go and burn someone’s house down and claim free speech.”

Well you know something? Sometimes revolutions require people to burn some houses down. And when apartments begin frickin’ *JAILING* tenants for protesting inadequate facilities then, well, let’s get angry.


Lu punya modal bukan berarti lu dewa. Konsumen tuh manusia, bukan tai. Lu jual ya kita juga beli. Cari makan sih cari makan, tapi kalo lu ngajak perang ya ayo perang.

Tai.


image

Oke gini deh, ketika terbakar dan emosi marah-marah banyak tindakan kita yang saling merugikan dan berdampak tidak diinginkan. Tentu ada baiknya bila semua pihak berkepala dingin. Setuju.

….DI LAIN PIHAK, jangan sampai kasus Apartemen Green ini menjadi remake episode RS Omni. Itu aja sih kalo gw. 

Ingat kasus Rumah Sakit Omni? Seorang ibu dipenjara karena memprotes pelayanan dari si rumah sakit swasta?

Aku sendiri terus terang akan menyayangkan, kalau kasus Apartemen Green ini menjadi semacam re-run RS Omni jilid II. Jangan lah.


Bonus links:


cross-posted from my Tumblr blog: ferdifz.tumblr.com via IFTTT.
Originally posted on August 07, 2017 at 09:40AM. [Tumblr direct link]

Tiga Bulan Setelah Penarikan, GoPro Karma Kembali Dipasarkan | Dailysocial

Tiga Bulan Setelah Penarikan, GoPro Karma Kembali Dipasarkan | Dailysocial:

Wow GoPro Karma ada lagi! Nice…

(via DailySocial di Twitter)


cross-posted from my Tumblr blog: ferdifz.tumblr.com via IFTTT.
Originally posted on July 10, 2017 at 09:19PM. [Tumblr direct link]

Iklim Media yang Serba Takut

Meme pic oleh Eli Digembok

Dari Ade Armando di Facebook:

Karena saya dulu anggota Komisi Penyiaran Indonesia, sejumlah orang bertanya kenapa KPI memerintahkan stasiun televisi memblur gambar para atlet renang yang bertarung di PON?

Yang saya tahu sih ini sebenarnya inisiatif stasiun televisi.

Namun harus diakui, stasiun televisi berinsiatif begitu mungkin karena takut pada KPI yang sejak beberapa tahun terakhir ini memang terkesan sering mengada-ada.

Jadi, lembaga-lembaga penyiaran itu mungkin berpikir, daripada dapat surat teguran, ya mendingan blur aja duluan.

Bahkan sekarang pun, sikap KPI nampak gamang. Tidak ada sikap yang jelas.

Padahal sebenarnya KPI sudah punya Standard Program Siaran yang mereka keluarkan sendiri.

Di SPS itu jelas tidak ada kewajiban untuk memblur atlet renang atau semacamnya.

Yang ada adalah pelarangan stasiun televisi untuk mengeksploitasi dan/atau menampilkan bagian-bagian tubuh tertentu, seperti: paha, bokong, payudara, secara close up dan/atau medium shot. (Pasal 18 ayat h).

Jadi kalau cuma adegan atlet renang berpakaian renang, ya pasti tidak bermasalah.

Masalahnya, para komisioner KPI dan para pengelola program televisi itu memahamai isi SPS atau tidak?


from my Tumblr blog: ferdifz.tumblr.com, posted on September 19, 2016 at 07:24PM. [direct link]

Iklim Media yang Serba Takut

Meme pic oleh Eli Digembok

Dari Ade Armando di Facebook:

Karena saya dulu anggota Komisi Penyiaran Indonesia, sejumlah orang bertanya kenapa KPI memerintahkan stasiun televisi memblur gambar para atlet renang yang bertarung di PON?

Yang saya tahu sih ini sebenarnya inisiatif stasiun televisi.

Namun harus diakui, stasiun televisi berinsiatif begitu mungkin karena takut pada KPI yang sejak beberapa tahun terakhir ini memang terkesan sering mengada-ada.

Jadi, lembaga-lembaga penyiaran itu mungkin berpikir, daripada dapat surat teguran, ya mendingan blur aja duluan.

Bahkan sekarang pun, sikap KPI nampak gamang. Tidak ada sikap yang jelas.

Padahal sebenarnya KPI sudah punya Standard Program Siaran yang mereka keluarkan sendiri.

Di SPS itu jelas tidak ada kewajiban untuk memblur atlet renang atau semacamnya.

Yang ada adalah pelarangan stasiun televisi untuk mengeksploitasi dan/atau menampilkan bagian-bagian tubuh tertentu, seperti: paha, bokong, payudara, secara close up dan/atau medium shot. (Pasal 18 ayat h).

Jadi kalau cuma adegan atlet renang berpakaian renang, ya pasti tidak bermasalah.

Masalahnya, para komisioner KPI dan para pengelola program televisi itu memahamai isi SPS atau tidak?


from my Tumblr blog: ferdifz.tumblr.com, posted on September 19, 2016 at 07:24PM. [direct link]