Iklim Media yang Serba Takut

Meme pic oleh Eli Digembok

Dari Ade Armando di Facebook:

Karena saya dulu anggota Komisi Penyiaran Indonesia, sejumlah orang bertanya kenapa KPI memerintahkan stasiun televisi memblur gambar para atlet renang yang bertarung di PON?

Yang saya tahu sih ini sebenarnya inisiatif stasiun televisi.

Namun harus diakui, stasiun televisi berinsiatif begitu mungkin karena takut pada KPI yang sejak beberapa tahun terakhir ini memang terkesan sering mengada-ada.

Jadi, lembaga-lembaga penyiaran itu mungkin berpikir, daripada dapat surat teguran, ya mendingan blur aja duluan.

Bahkan sekarang pun, sikap KPI nampak gamang. Tidak ada sikap yang jelas.

Padahal sebenarnya KPI sudah punya Standard Program Siaran yang mereka keluarkan sendiri.

Di SPS itu jelas tidak ada kewajiban untuk memblur atlet renang atau semacamnya.

Yang ada adalah pelarangan stasiun televisi untuk mengeksploitasi dan/atau menampilkan bagian-bagian tubuh tertentu, seperti: paha, bokong, payudara, secara close up dan/atau medium shot. (Pasal 18 ayat h).

Jadi kalau cuma adegan atlet renang berpakaian renang, ya pasti tidak bermasalah.

Masalahnya, para komisioner KPI dan para pengelola program televisi itu memahamai isi SPS atau tidak?


from my Tumblr blog: ferdifz.tumblr.com, posted on September 19, 2016 at 07:24PM. [direct link]

Iklim Media yang Serba Takut

Meme pic oleh Eli Digembok

Dari Ade Armando di Facebook:

Karena saya dulu anggota Komisi Penyiaran Indonesia, sejumlah orang bertanya kenapa KPI memerintahkan stasiun televisi memblur gambar para atlet renang yang bertarung di PON?

Yang saya tahu sih ini sebenarnya inisiatif stasiun televisi.

Namun harus diakui, stasiun televisi berinsiatif begitu mungkin karena takut pada KPI yang sejak beberapa tahun terakhir ini memang terkesan sering mengada-ada.

Jadi, lembaga-lembaga penyiaran itu mungkin berpikir, daripada dapat surat teguran, ya mendingan blur aja duluan.

Bahkan sekarang pun, sikap KPI nampak gamang. Tidak ada sikap yang jelas.

Padahal sebenarnya KPI sudah punya Standard Program Siaran yang mereka keluarkan sendiri.

Di SPS itu jelas tidak ada kewajiban untuk memblur atlet renang atau semacamnya.

Yang ada adalah pelarangan stasiun televisi untuk mengeksploitasi dan/atau menampilkan bagian-bagian tubuh tertentu, seperti: paha, bokong, payudara, secara close up dan/atau medium shot. (Pasal 18 ayat h).

Jadi kalau cuma adegan atlet renang berpakaian renang, ya pasti tidak bermasalah.

Masalahnya, para komisioner KPI dan para pengelola program televisi itu memahamai isi SPS atau tidak?


from my Tumblr blog: ferdifz.tumblr.com, posted on September 19, 2016 at 07:24PM. [direct link]

“kamu bahagia, Mama jg bahagia”…(?)

Ada seorg teman yg memutuskan sekolah perawat stlh lulus dokter dan bekerja bbrp tahun sbg dokter di sebuah LSM internasional.

Bnyk org mempertanyakan keputusannya.Dia blg,“Mamaku blg ‘yg penting km bahagia.Km bahagia,mama jg bahagia’,maka bodo amat apa kt org lain.”

Exactly.

Nah kalo mamaku, dia nggak bahagia. Paling nggak aku merasa mamaku kecewa sama aku. Umur udah mendekati empat puluh, belum menikah, pekerjaan masih belum mapan.

Jadi gimana caranya semangat?

Mbuh. (Lanjut hidup seadanya.)


from my Tumblr blog: ferdifz.tumblr.com, posted on September 04, 2016 at 07:10AM. [direct link]

Tentang Mencintai Diri Sendiri, Sebelum Mencintai Orang Lain

a: “Sering banget nemu quote yg menganjurkan cintai diri sendiri sebelum belajar mencintai orang lain. Apa sih maksud nya? *beneran nanya bagaimana maksudnya”

b: “Misalnya lo ngejagain perasaan orang (supaya dia bahagia, krn lo sayang sama dia), padahal lo sendiri tertekan (krn ngejagain perasaan orang). Yang ada, habis itu ngomel2 di belakang (ini kan tanda lo ga sayang sama diri sendiri).”

a: “ah, this is make sense. :thumbs-up:”

b: “Logika paling gampang itu ada di prosedur keselamatan di pesawat terbang tentang masker oksigen. Lo mesti make masker untuk diri lo sendiri dulu, baru bantuin orang/anak kecil pake masker. Hehe.”

c: “mungkin filosofinya adalah at the end you can only control yourself. your happiness, your love etc. jika digantungkan ke orang lain, then how are you going to survive if those things do not go the way you want them to, or are taken away from you? hence, love yourself first, the universe will love you back, in many, ever changing form and sources.”

b: “hmm… melihat jawaban2 yg ada, gw berkesimpulan self love kurang lebih sama dengan mendengarkan apa yg kita rasa dan inginkan, seenggak nya untuk langkah pertama nya. Dan self care berbeda dgn selfish (banyak yg mungkin gak setuju dgn ini.. karena tetap dianggap mentingin diri sendiri). Dan ini semua proses yg masih harus terus dipelajari, karena umum nya kita tdk diajar untuk self love, mostly diajar menjadi martir or menjadi robot”

(dari sebuah status-update dan percakapan comments-section di Facebook)


from my Tumblr blog: ferdifz.tumblr.com [direct link]

#Repost @mediadestinasiindonesia
・・・
Hallo “Destiny” ! Jika kamu ke Gorontalo, pastikan kamu berkunjung ke Pantai Inengo untuk berenang bersama ikan hiu paus raksasa yang menjadi sahabat baru manusia ini.

Foto : Lintang Rowe

Baca artikel selengkapnya tentang hiu paus di www.destinasi-indonesia.com


originally posted at Instagram, August 02, 2016 at 01:25PM

[Link:] HP DeskJet GT series | HP® Indonesia

Ini bukan sharing berbayar, tapi terus terang sebagai penggemar printer ini menurut gw keren. HP akhirnya ngeluarin sebuah printer yang dari pabriknya sudah menggunakan tinta sistem “reservoir”. Belum cek harga riil di pasar sih, tapi ya jelas ini cukup menarik.

Juga, gw taunya dari sebuah iklan di Facebook desktop. (Bukan dari blog teknologi, bukan dari koran, bukan dari iklan di TV atau billboard manapun.) (Iklannya cuma gw lihat sekilas, gak sempet gw like/save pun…)

[http://ift.tt/29s9x0J]


from my Tumblr blog: ferdifz.tumblr.com [direct link]

[Link:] LAI: Revisi Terjemahan Alkitab Bersifat Terbuka

“LAI: Revisi Terjemahan Alkitab Bersifat Terbuka” – Nias-Bangkit.com

Wah Alkitab Bahasa Nias (Soera Ni’amoni’õ) hendak di-update penerjemahannya… Bagus lah. Semoga menggunakan ejaan yang baru, agar lebih mudah dibaca kita yang masih anak-anak, ehehe ^^“

…eh tapi ternyata artikelnya dari 2013 deng, hehe ^^”


from my Tumblr blog: ferdifz.tumblr.com [direct link]

[Link:] Ferdi Zebua – Dari Mas Agung Waskito: “Kenapa ORANG… | Facebook

Sebuah copy-paste status message yang cukup keras namun penting, bahkan masih relevan saat ini, dari alm. Mas Agung Waskito, dari 23 Juni 2012.

“Kenapa ORANG malaysia dan indonesia selalu ribut soal remah-remah warisan seni budaya tradisinya (yg toh tak lama lagi akan punah krn tak diurusi kesejahteraan masy pendukungya)?
Maklum sama2 mental jajahan, sudah terlalu lama kerjanya diadudomba, jadi sdh tak punya kecerdasan utk mengatasi masalah identitasnya. Kecerdasan Emosi & Spiritual sudah diisolir dlm atau dihapus dari otak/ hati/ nurani. Dalam ruang kesadaran yg terpenting hanya komodifikasi segala hal yg bisa diobyek-kan (dlm hal ini ‘mata budaya’ spt Gordang9 atau Tortor). Sebetulnya yg lebih kelihatan bodoh ya pemimpin2nya… pintar2bodoh. Mereka (ntah sadar/tahu atau tak) membiarkan percakapan di publik menjadi liar/ tak membumi/ menebar kebencian (apa ini yg mereka mau, krn dianggap bisa jadi ‘proyek baru’?). Memang tak mudah utk jadi pemimpin, tapi kalau intelejensianya cuma dilevel intelejen militer rasanya dari pengalaman kita selama ini kok jauh panggang dari (api) kemanusiaan, sifat2 berbudaya dan beradab. Malaysia sadar krisis identitas budaya, sebaliknya kita terlalu besar kepala dengan mengatakan kita (pernah) kaya budaya (apakah benar masih kaya, setelah genosida pasca ’65 hingga kini?). Tapi persamaannya, keduanya menganggap budaya warisan tradisinya hanya sebatas komoditi obyek wisata (ujungnya utk mengeruk devisa). Dan sesungguhnya keduanya juga sama2 gak PD dengan ketradisiannya akibat warisan mental penjajah (yg menilai pribumi dg kulturnya = kafir). Terhadap orang yg punya mental spt ini, penjelasan betapa eksotisnya suatu seni tradisi akan jadi obyek puji2annya, tapi ketika kita menyinggung betapa sulitnya hidup mereka (krn tidak disuport justru oleh pemerintah), sang oknum pemimpin ini akan melengos, pura2 tak dengar pembahasan bagian yang tidak mengenakkan itu.Bila Malaysia terus melakukan klaim2 kultur spt ini, sebetulnya itu memperlihatkan bahwa cendekiawa/ elit2nya adalah orang2 yg wawasannya tercetak a’la Barat, & baru dalam taraf tukang mikir. Kenapa krn tak tahu dimana core dr identitas yg seharusnya bs mereka gali sendiri tanpa harus ngerampok punya orang lain. Apa ini krn tulah lagu kebangsaannya ya? ”.. buaya timbul disangka mati…“ Mungkin seumur hidup bangsa itu akan jadi seperti buaya yang menunggu mangsa (jenis2 seni budaya daerah Indonesia) lengah (alias orang kita sendiri yg juga sdh tak peduli/malu dg budayanya, sehingga sekarat/ spt ‘tak bertuan’). Atau dalam bahasa kerennya, nunggu muntahan orang indon. Kenapa sumpit tak diklaim Jepang sih? Karena mereka (Cina & Jepang) tak senaif/ bodoh kita?”


from my Tumblr blog: ferdifz.tumblr.com [direct link]